Pemerintah Perkuat Pasar Modal, Dorong Tata Kelola dan Kepercayaan Investor - BERITA7TERKINI

BERITA7TERKINI

•A Part of Berita7.online•

Selasa, 18 Agustus 2026

Pemerintah Perkuat Pasar Modal, Dorong Tata Kelola dan Kepercayaan Investor


 

Pemerintah mendorong penguatan kualitas, kedalaman, likuiditas, dan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia di tengah ketidakpastian global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ekonomi Indonesia tetap tumbuh 5,45% pada Semester I-2026, dengan inflasi 2,88%. Hingga Juni 2026, terdapat 957 perusahaan tercatat, 28,9 juta investor, dan kapitalisasi pasar sekitar Rp9.897 triliun.


Pemerintah menilai penguatan pasar modal tidak cukup hanya melalui peningkatan jumlah emiten dan investor, tetapi juga harus diikuti peningkatan kualitas perusahaan tercatat. Hingga Juli 2026, terdapat tujuh perusahaan baru yang melantai di bursa dengan dana IPO sekitar Rp2,16 triliun. Pemerintah juga mendorong pengembangan instrumen investasi, percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia, serta penguatan sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, KSEI, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan terkait.


Selain itu, pemerintah terus memperbaiki iklim investasi melalui deregulasi dan penyelesaian hambatan usaha. Melalui Satgas Debottlenecking, hingga 30 Juli 2026 telah diterima 170 aduan pelaku usaha dan 124 di antaranya telah diselesaikan. Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan pentingnya tata kelola, transparansi, dan keterbukaan informasi perusahaan tercatat agar penghimpunan dana di pasar modal semakin optimal dalam mendukung ekspansi, investasi, inovasi, dan produktivitas.

Pages