SURABAYA – Yayasan Adi Jasa resmi meresmikan Gedung Krematorium Adi Jasa, Sabtu (18/7/2026) tepat pukul 10.00 WIB. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Adi Jasa Dr. HC. Alim Markus, Ketua Yayasan Adi Jasa Pek Sugiarto Pangestu, dan Anggota DPR RI Komisi IX Indah Kurnia. Acara turut dihadiri jajaran pengurus yayasan, para donatur, perwakilan instansi terkait, Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya dan tamu undangan.
Ketua Yayasan Adi Jasa Pek Sugiarto Pangestu mengatakan, kehadiran gedung krematorium merupakan cita-cita yang telah diperjuangkan yayasan selama bertahun-tahun. Menurutnya, fasilitas baru tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Yayasan Adi Jasa yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan pemulasaraan jenazah yang lengkap dan profesional.
Gedung krematorium ini dilengkapi dua lini tungku kremasi modern yang beroperasi pada suhu sekitar 900–1.000 derajat Celsius. Sistem pembakaran menggunakan bahan bakar elpiji dengan teknologi ramah lingkungan sehingga tidak menimbulkan asap, debu, maupun bau. Proses kremasi berlangsung sekitar 90 menit, dilanjutkan pendinginan sekitar 30 menit sebelum abu jenazah diproses dan diserahkan kepada keluarga untuk disimpan di dalam guci.
Pek Sugiarto Pangestu menjelaskan, keberadaan krematorium melengkapi fasilitas Yayasan Adi Jasa yang telah memiliki 58 ruang persemayaman, 2.645 kotak penyimpanan abu, serta 22 unit mortuary storage. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya yang telah memberikan dukungan melalui penerbitan izin pembangunan gedung tersebut.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Adi Jasa Dr. HC. Alim Markus mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan krematorium yang telah lama diharapkan. Bertepatan dengan usia Yayasan Adi Jasa yang memasuki 40 tahun, ia berharap fasilitas baru ini semakin memperkuat komitmen yayasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Alim Markus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan hingga gedung tersebut dapat diresmikan.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut baik hadirnya Krematorium Adi Jasa sebagai tambahan pilihan layanan bagi masyarakat. Menurutnya, selain fasilitas yang telah ada di Keputih, kawasan Angkatan Laut, dan Kembang Kuning, keberadaan krematorium baru ini akan semakin memudahkan warga Surabaya memperoleh layanan pemulasaraan yang layak dan berkualitas.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan para donatur Yayasan Adi Jasa yang memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Ini menjadi contoh bahwa ketika masyarakat dan pemerintah berjalan bersama, banyak hal baik dapat diwujudkan. Keberhasilan Kampung Pancasila di Surabaya juga tidak lepas dari peran warga yang dicontohkan pengurus Yayasan Adi Jasa," ujar Eri Cahyadi.
Sebagai penutup rangkaian acara, Ketua Yayasan Adi Jasa Pek Sugiarto Pangestu menyerahkan cendera mata kepada Wali Kota Surabaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta peninjauan langsung berbagai fasilitas Gedung Krematorium Adi Jasa yang mengusung konsep modern, nyaman, dan berstandar tinggi. (Red)
