Walikota Kediri Cup 2026 Jadi Panggung Regenerasi Atlet Barongsai - BERITA7TERKINI

BERITA7TERKINI

•A Part of Berita7.online•

Minggu, 04 Oktober 2026

Walikota Kediri Cup 2026 Jadi Panggung Regenerasi Atlet Barongsai


 

Sebanyak 25 regu dari berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Bali meramaikan Kejuaraan Barongsai dan Naga Walikota Kediri Cup 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Kediri, 3-4 Oktober 2026.


Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari di Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya, Kota Kediri, tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para atlet, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan regenerasi atlet barongsai, terutama dari kalangan pelajar.


Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Provinsi Jawa Timur, Chandra Wurianto Woo, didampingi Ketua FOBI Kota Kediri Halim Prayogo, turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan sekaligus mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan Barongsai dan Naga Walikota Kediri Cup 2026 tersebut.


Kompetisi mempertandingkan nomor seni dan kecepatan. Para peserta dinilai berdasarkan kemampuan teknis sekaligus kualitas penampilan. Kontingen Jawa Timur mendominasi peserta, sementara sejumlah regu dari DKI Jakarta dan Jawa Barat juga ikut ambil bagian.


Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan tersebut menjadi kebanggaan bagi Kota Kediri karena dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi barongsai dan naga tingkat Jawa Timur.


Menurut Qowimuddin, perkembangan barongsai saat ini tidak lagi sebatas pertunjukan seni dalam berbagai kegiatan. Barongsai telah berkembang menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan secara resmi sehingga membutuhkan pembinaan atlet secara berkelanjutan.


Kejuaraan tersebut pun diikuti ratusan pelajar. Peserta termuda berasal dari jenjang sekolah menengah pertama hingga kelompok pembinaan usia dini. Kondisi ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong kesinambungan regenerasi atlet barongsai.


Bagi Kota Kediri, kejuaraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027 di Surabaya. Sebelumnya, Kota Kediri berhasil meraih tiga medali emas dan kini menargetkan peningkatan menjadi empat medali emas pada ajang mendatang.


Selain sebagai ajang kompetisi dan pembinaan atlet, Qowimuddin menilai kejuaraan tersebut turut mendukung pengembangan sport tourism di Kota Kediri.


Menurut dia, kehadiran atlet, pendamping, dan pihak terkait dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas pariwisata sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat selama kejuaraan berlangsung.


Kejuaraan Barongsai dan Naga Walikota Kediri Cup 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian agenda olahraga di Kota Kediri. Sebelumnya, KONI Kota Kediri menggelar Wushu Nasional pada 16 September. Sejumlah kejuaraan atletik dan Tarung Derajat juga dijadwalkan mengisi agenda olahraga berikutnya.


Penyelenggara berencana menjadikan Kejuaraan Barongsai dan Naga Walikota Kediri Cup sebagai agenda tahunan. Dengan demikian, kompetisi ini diharapkan tidak hanya memperkuat atmosfer pertandingan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet barongsai secara berkelanjutan.


Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Eko Agus Koko mengatakan, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan bagi atlet Kota Kediri untuk mengukur kemampuan sekaligus mengevaluasi kesiapan menghadapi calon lawan pada Porprov Jawa Timur 2027. (Red, dok: Koni)

Pages