Direktorat Pengembangan Usaha Sosial (DPUS) Universitas Kristen Petra (UK Petra) menggelar Partnership Opportunities Dialogue sekaligus memperkenalkan program PETRA SEE (Social Entrepreneurship Ecosystem) untuk membantu pelaku UKM menghadapi tantangan ekonomi. Kegiatan yang berlangsung di Kampus UK Petra, Sabtu (20/6/2026), menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan strategi bisnis agar UKM semakin tangguh dan berdaya saing.
Direktur DPUS UK Petra, Dr. Pwee Leng, S.E., S.H., M.Kom., menjelaskan bahwa PETRA SEE bukan sekadar inkubator bisnis, tetapi ekosistem yang menghubungkan mahasiswa, dosen, investor alumni, industri, pemerintah, dan masyarakat. Program ini memiliki empat fokus utama, yakni Social Enterprise Merchandise Ecosystem, Beauty Ecosystem, Export House, serta Hobby Innovation & Venture Ecosystem.
Selain forum bisnis, peserta juga mendapatkan wawasan melalui seminar “2026 Business Insight: Facing Geopolitical Uncertainty for Business Resilience and Growth” serta sesi coaching terkait inovasi dan legalitas usaha. Kegiatan ini sekaligus menjadi persiapan bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti HK Tech 300 Startup Competition di Hong Kong, dengan DPUS UK Petra sebagai mitra resmi seleksi perwakilan Indonesia. Melalui program ini, UK Petra berkomitmen mendampingi UKM agar mampu berkembang, berinovasi, dan memasuki pasar global. Red
