Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya menyiapkan generasi masa depan Indonesia dengan keterampilan yang relevan dan karakter kuat agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja. Perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transformasi digital, hingga persaingan global membuat kebutuhan kompetensi tenaga kerja terus berkembang.
Saat menjadi pembicara pada Global Parenting Summit 2026 di Bandung, Sabtu (20/6/2026), Menaker menyampaikan bahwa dunia kerja masa depan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknologi, tetapi juga kemampuan belajar sepanjang hayat, beradaptasi, serta mengembangkan keterampilan manusiawi seperti komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, kreativitas, dan empati. Menurutnya, keterampilan tersebut akan semakin bernilai di tengah kemajuan AI.
Menaker juga mengajak orang tua berperan aktif dalam membangun karakter, kebiasaan belajar, dan pola pikir anak sebagai bekal menghadapi profesi masa depan yang terus berubah. Ia menegaskan bahwa keluarga, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan perlu bersinergi untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
