Universitas Kristen Petra (UK Petra) bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) Genarta menggelar edukasi batik ramah lingkungan bagi 40 anak di Pasar Burung Dolly, Surabaya, dalam rangka Hari Anak Nasional, Minggu (26/7). Melalui inovasi Cantikyu, peserta belajar membuat canting cap dari limbah kertas dan kayu, kemudian mempraktikkan proses membatik mulai dari mengecap, pewarnaan, hingga pelepasan lilin. Program ini merupakan bagian dari uji publik produk Hilirisasi Sinergi 2026 yang dikembangkan tim dosen lintas disiplin UK Petra.
Ketua tim pengabdian UK Petra, Dr. Aniendya Christianna, mengatakan edukit tersebut dirancang sebagai media pembelajaran moral, etika, seni, dan budaya yang mengajarkan kreativitas, kesabaran, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah menjadi media membatik. Menurutnya, anak-anak diajak memahami bahwa sebuah karya lahir dari proses yang membutuhkan ketekunan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari transformasi Kampung Dolly sebagai kawasan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Orang tua peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena membantu mengenalkan batik sebagai warisan budaya kepada anak sejak dini. Di akhir kegiatan, karya batik hasil peserta dipamerkan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat belajar mereka.
