SURABAYA – Kegiatan donor darah menjadi salah satu agenda yang paling diminati dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Kota Surabaya. Aksi kemanusiaan yang digelar Dinas Koperasi Kota Surabaya bersama Harmonis Surabaya Club dan Palang Merah Indonesia (PMI) di Lapangan THR Expo Center Surabaya, Sabtu pagi (25/7/2026), mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Penggerak Donor Darah Sukarela, Totok Sudarto, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Menurutnya, panitia awalnya menargetkan sekitar 100 pendonor. Namun sejak pagi jumlah warga yang mendaftar telah melampaui target tersebut.
"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Sejak pagi peserta yang datang sudah melebihi target. Bagi yang belum berkesempatan mendonorkan darah hari ini, kami harap tetap ikut pada kegiatan donor darah berikutnya," ujar Totok.
Totok Sudarto mengungkapkan, pada akhir kegiatan donor darah tercatat sebanyak 104 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, 80 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah, sedangkan 24 orang lainnya belum dapat melakukan donor karena alasan medis.
Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian para pendonor dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah, panitia memberikan goodie bag berisi snack box, 1 kilogram gula, teh Celup Kotak, sari kacang hijau, frozen food Bee Jay, serta Fiber Creme kepada seluruh pendonor yang berhasil mendonorkan darah.
Pada kesempatan tersebut, Totok Sudarto juga menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, S.H., M.Si., sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menggerakkan kegiatan donor darah sukarela.
Ketua Panitia Hari Koperasi ke-79 Kota Surabaya, Hono Wahyudi Rusli, mengatakan peringatan tahun ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya". Tema tersebut menjadi semangat bagi gerakan koperasi di Surabaya untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga semakin diminati generasi muda dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain donor darah, rangkaian kegiatan juga meliputi jalan sehat, senam zumba, Bazar UMKM dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK, pemeriksaan kesehatan gratis, penyerahan sertifikat merek kepada 153 Koperasi Kelurahan Merah Putih, pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi, hingga hiburan rakyat. Puncak peringatan diikuti sekitar 500 koperasi serta 50 stan pelaku UMKM di Kota Surabaya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. Menurutnya, koperasi telah terbukti mampu bertahan dan menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan sehingga perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. (Red)
