SURABAYA – Pembangunan gapura, pagar, dan kanopi di kompleks Masjid Cheng Hoo Surabaya resmi dimulai. Pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) menggelar peletakan batu pertama pada Jumat (28/8/2026) pukul 08.00 WIB.
Prosesi tersebut berlangsung di halaman Masjid Cheng Hoo Surabaya dan diawali dengan doa yang dipimpin Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya, Ustadz Hariyono Ong. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dan pemotongan tumpeng sebagai penanda dimulainya pembangunan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pendiri sekaligus Dewan Pembina YHMCHI HMY Bambang Sujanto, Direktur Utama PT Hartono Wira Tanik Heru Budihartono, Direktur PT Matahari Sakti Rudy Purwono, Siti Fatimah Sukri, Fauzan Adi Tjendra, perwakilan BPR Syariah, serta jajaran pengurus YHMCHI.
HMY Bambang Sujanto yang memimpin prosesi peletakan batu pertama mengungkapkan, pembangunan gapura dan pagar tersebut telah direncanakan sejak 24 tahun lalu. Rencana yang sempat tertunda itu akhirnya dapat direalisasikan berkat dukungan dan kepedulian para donatur.
HMY Bambang Sujanto pun menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, terutama Heru Budihartono yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap berbagai pengembangan di lingkungan Masjid Cheng Hoo Surabaya.
Sementara itu, Heru Budihartono yang merupakan pemilik sekaligus Direktur Utama PT Hartono Wira Tanik menyatakan dukungannya terhadap pembangunan tersebut. Ia menilai pengembangan fasilitas di lingkungan Masjid Cheng Hoo Surabaya penting untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat.
Heru juga menyempatkan diri meninjau gedung SD dan SMP Islam Cheng Hoo yang telah selesai dibangun dan kini digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ia mengaku senang melihat fasilitas pendidikan yang tersedia.
“Gedungnya bagus, kelas-kelasnya juga bagus. Saya sangat mendukung pembangunan di Masjid Cheng Hoo Surabaya ini,” ujar Heru.
Dalam kesempatan tersebut, para tamu juga diajak melihat langsung fasilitas pendidikan SD dan SMP Islam Cheng Hoo. Gedung tersebut telah digunakan oleh siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar, dengan sejumlah fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium, ruang belajar, dan fasilitas lainnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Heru Budihartono. Potongan tumpeng diserahkan kepada HMY Bambang Sujanto selaku Ketua Panitia Pembangunan Gapura, Pagar, dan Kanopi Masjid Cheng Hoo Surabaya.
Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya pembangunan sejumlah fasilitas baru di lingkungan Masjid Cheng Hoo Surabaya, sekaligus melanjutkan pengembangan kawasan yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mendukung kegiatan pendidikan dan aktivitas masyarakat. (Red)
