Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) Masa Bakti 2026-2030. Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menegaskan bahwa pengembangan olahraga nasional tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul serta menggerakkan perekonomian daerah.
Menurut Airlangga, olahraga wushu memiliki potensi besar untuk memberikan dampak ekonomi melalui penyelenggaraan kejuaraan, pembinaan atlet daerah, serta pengembangan sektor pariwisata, UMKM, dan industri kreatif. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan dunia usaha guna memperkuat ekosistem olahraga nasional.
Airlangga juga optimistis wushu dapat kembali menjadi penyumbang medali emas bagi Indonesia pada Asian Games mendatang di Nagoya, Jepang. Ia menekankan pentingnya regenerasi atlet, yang tercermin dari keberhasilan Tim Wushu Junior Indonesia meraih 27 medali dan menempati peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026 di Tianjin, Tiongkok.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman turut berharap wushu kembali menjadi andalan Indonesia di ajang SEA Games dan Asian Games. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, PBWI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus memperluas kontribusi olahraga bagi pembangunan ekonomi dan sosial nasional.
"Generasi muda harus terus didorong agar mampu mengharumkan nama Indonesia dan menyanyikan Indonesia Raya di panggung dunia," ujar Airlangga.
