Alumni UK Petra Sulap Jajanan Pasar Jadi Konten Kreatif untuk Gen Z - BERITA7TERKINI

BERITA7TERKINI

•A Part of Berita7.online•

Sabtu, 03 Oktober 2026

Alumni UK Petra Sulap Jajanan Pasar Jadi Konten Kreatif untuk Gen Z



SURABAYA – Alumni Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen Petra (UK Petra), Veronica Singajaya, menghadirkan cara kreatif untuk memperkenalkan kembali jajanan pasar kepada Generasi Z. Melalui karakter “Jelita”, ia mengemas kuliner Nusantara dalam bentuk komik pendek dan animasi media sosial yang dekat dengan kehidupan anak muda.


Ide tersebut terinspirasi dari pengalamannya mengikuti student exchange di Dongseo University, Busan, Korea Selatan. Veronica yang juga menjadi satu-satunya penerima beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) dari Indonesia di angkatannya, mengadaptasi strategi promosi budaya berbasis Intellectual Property (IP) yang banyak digunakan di Korea Selatan.


Karakter Jelita merepresentasikan Gen Z dalam fase emerging adulthood. Cerita yang dihadirkan mengangkat pengalaman sehari-hari, seperti pencarian jati diri, tekanan sosial, pekerjaan, istirahat dan proses bertumbuh. Setiap cerita kemudian dikaitkan dengan karakteristik jajanan pasar seperti kue lapis, onde-onde, leker, putu, klepon dan carabikang.


“Setiap jajanan memiliki cerita dan makna yang berbeda, sehingga pendekatan ini membuat jajanan pasar tidak terasa seperti objek budaya yang hanya perlu dipelajari, tetapi menjadi sesuatu yang bisa dikaitkan secara personal dengan kehidupan audiens,” ujar Veronica.


Selain konten digital, karya tersebut dikembangkan melalui berbagai media pendukung seperti keychain, sticker set dan postcards. Karya yang merupakan tugas akhirnya itu juga mendapat kesempatan tampil dalam Projection Mapping Showcase pada Jakarta Future Festival 2026 yang diusung Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Jakarta dan Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia.


Veronica mengatakan dirinya ingin terus mengembangkan karya yang memadukan fantasi, storytelling, ilustrasi dan elemen budaya Indonesia. Ia bercita-cita menjadi visual communication designer yang menghasilkan karya kreatif sekaligus edukatif.


Melalui karakter Jelita, Veronica menunjukkan bahwa jajanan pasar dapat dikemas dengan pendekatan visual dan cerita yang relevan dengan kehidupan generasi muda, sekaligus menjadi media untuk mengenalkan kekayaan budaya kuliner Nusantara.



Pages