Kelenteng Boen Bio Surabaya memperingati King Ho Ping dengan menggelar sembahyang bersama yang dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar serta kegiatan donor darah, Minggu (13/9/2026). Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus berbagi kasih dengan masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Surabaya Boen Bio, Michael Agusta, mengatakan sebanyak 2.800 paket sembako disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan sehari-hari, di antaranya beras, minyak goreng, teh, mi, dan kebutuhan lainnya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pembagian kupon dilakukan sehari sebelumnya secara door to door oleh staf kelenteng. Menurut Michael, cara tersebut dilakukan agar bantuan dapat diterima secara langsung oleh warga di sekitar Boen Bio yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya dan suksesnya acara ini,” ujar Michael Agusta.
Holan, salah satu pegawai kelenteng yang bertugas membagikan kupon, mengatakan pembagian dilakukan secara merata kepada warga sekitar. Penerima kupon berasal dari berbagai kalangan, di antaranya tukang becak, tukang parkir, pedagang di pasar, serta warga prasejahtera lainnya.
Ketua Kehormatan Boen Bio, Gatot Seger Santoso, mengatakan dirinya selalu mendukung berbagai kegiatan sosial dan kebajikan yang diselenggarakan Boen Bio. Menurutnya, keterlibatan muda-mudi Boen Bio juga menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan sekaligus mendorong proses regenerasi di lingkungan kelenteng.
“Pembagian sembako ini merupakan bentuk cinta kasih kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi yang saat ini cukup sulit,” kata Gatot.
Semangat berbagi kemudian dilanjutkan melalui kegiatan donor darah yang digelar setelah pembagian sembako, tepat pukul 09.00 WIB. Donor darah tersebut menjadi kegiatan perdana yang diselenggarakan Boen Bio sebagai bagian dari rangkaian peringatan King Ho Ping.
Ketua Panitia Donor Darah, Surya Dewangga, mengatakan kegiatan tersebut menargetkan 100 peserta. Antusiasme masyarakat membuat target tersebut berhasil terpenuhi.
“Targetnya sudah terpenuhi. Setiap pendonor yang lolos mendapatkan sembako dari panitia,” jelasnya.
Perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya turut mengapresiasi pelaksanaan donor darah di Boen Bio. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian untuk membantu sesama. PMI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena setiap kantong darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan melibatkan muda-mudi Boen Bio, para pengurus, serta dukungan berbagai pihak dan aparat setempat. Peringatan King Ho Ping di Boen Bio pun tidak sekadar menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menebarkan cinta kasih melalui kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan.
