YOGYAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat proses verifikasi Program Magang Nasional (MagangHub). Teknologi tersebut digunakan untuk menilai kewajaran kuota mitra penyelenggara sekaligus mendeteksi pola pendaftaran peserta yang tidak lazim.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, AI membantu memetakan keterkaitan antarkelompok perusahaan, menilai bonafiditas serta kapasitas perusahaan, dan menemukan pola pendaftaran yang perlu ditelaah lebih lanjut. Pola tersebut antara lain konsentrasi peserta dari kampus atau wilayah tertentu serta ketidaksesuaian program studi dengan lowongan yang tersedia. “Hasil analisis AI menjadi salah satu bahan bagi proses pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Cris dalam Monitoring Program Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Selasa (29/9/2026).
