SURABAYA — Dedikasi Totok Sudarto dalam menggerakkan aksi donor darah sukarela mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya dan PMI Kota Surabaya. Ketua Harmonis Surabaya Club tersebut menerima penghargaan sebagai penggerak donor darah dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI yang digelar di Graha Sawunggaling lantai 6, Kamis (17/9/2026) pukul 09.00 WIB.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi Totok dalam menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Bagi Totok, penghargaan itu bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari aksi kemanusiaan.
“Terima kasih kepada PMI Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya atas penghargaan ini. Semoga penghargaan ini semakin memacu saya untuk terus tergugah menyelenggarakan donor darah demi kemanusiaan,” ujar Totok.
Komitmen Totok Sudarto dalam menggerakkan kegiatan donor darah telah berlangsung sejak 2007 dan terus dijalankan hingga saat ini. Atas konsistensinya tersebut, Totok juga telah menerima pin emas sebanyak 13 kali dari Wali Kota Surabaya. Dedikasinya dalam menggerakkan donor darah sebelumnya turut mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penggerak donor darah dengan hasil donor darah sukarela terbanyak selama satu dekade pada periode 2012–2018.
Selama kiprahnya, Totok tercatat telah menggerakkan 1.708 kegiatan donor darah dengan total 163.106 kantong darah yang berhasil dikumpulkan. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Totok dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya ketersediaan darah bagi mereka yang membutuhkan.
Dalam acara tersebut, PMI Kota Surabaya juga memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela yang telah mencapai 50 kali donor. Ketua Harian sekaligus Wakil Ketua PMI Kota Surabaya, Taufik Rohman Hidayat, melaporkan sebanyak 425 orang menerima penghargaan donor darah sukarela 50 kali dari Wali Kota Surabaya.
Selain penghargaan kepada para pendonor, PT Matahari Sakti juga menerima apresiasi dari PMI Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya atas dedikasinya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan. Pada kesempatan tersebut, PT Matahari Sakti turut menyerahkan bantuan sosial berupa 2.500 paket sembako. Sebelumnya, keluarga Prijadi yang terdiri atas tiga generasi juga pernah menerima penghargaan dari MURI atas konsistensinya mendukung PMI Kota Surabaya melalui bantuan infrastruktur, peralatan, serta kegiatan donor darah sukarela.
Taufik mengatakan, PMI Kota Surabaya tidak hanya berfokus pada kegiatan donor darah, tetapi juga menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Saat ini, PMI Kota Surabaya membina sekitar 1.500 Palang Merah Remaja (PMR) dan memiliki 300 relawan yang turut berkontribusi dalam membantu masyarakat, termasuk korban kecelakaan dan bencana alam.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Surabaya yang juga Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendonor darah, pengurus, dewan kehormatan, para penggerak donor darah sukarela, PT Matahari Sakti, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung kegiatan kemanusiaan PMI.
“Terima kasih atas kepedulian kepada seluruh pendonor darah 50 kali. Setetes darah sangat membantu,” kata Lilik.
Perjalanan Totok Sudarto menjadi penggerak donor darah selama hampir dua dekade menunjukkan bagaimana kepedulian dapat berkembang menjadi gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan. Dari ribuan kegiatan yang digerakkannya, ratusan ribu kantong darah telah terkumpul dan menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan. (Red)
