SURABAYA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Timur menggelar Pasamuan Daerah di Ballroom Grand City Convex, Surabaya, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan tamu undangan yang terdiri dari pengurus Walubi tingkat pusat dan daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh lintas agama, jajaran pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat.
Pasamuan Daerah diawali dengan doa bersama yang dipimpin Yang Mulia Biksu Samantha Kusala Mahasthavira. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Walubi.
Ketua Panitia Pasamuan Daerah 2026, Fredy Martosentono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi umat Buddha di Jawa Timur untuk terus memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Mengusung tema “Memperkokoh Kebersamaan Umat Buddha dalam Mewujudkan Jawa Timur yang Harmonis, Inklusif, dan Sejahtera”, Pasamuan Daerah menjadi bagian dari komitmen umat Buddha untuk menjaga persatuan serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD Walubi Jawa Timur periode 2021–2026, Gito Sugiarto, menyampaikan bahwa Pasamuan Daerah merupakan bagian dari proses organisasi sekaligus momentum konsolidasi seluruh majelis dan lembaga agama Buddha di Jawa Timur.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang bagi seluruh unsur organisasi untuk menyampaikan masukan, memperkuat konsolidasi, serta menentukan kepemimpinan DPD Walubi Jawa Timur untuk periode lima tahun berikutnya.
“Ini adalah proses organisasi yang memang harus kita jalani. Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi umat Buddha di Jawa Timur untuk berkumpul dan saling memberikan masukan bagi perkembangan organisasi,” ujar Gito.
Ia berharap kepengurusan DPD Walubi Jawa Timur ke depan semakin solid, harmonis, dan kuat dalam menjalankan tugas organisasi, khususnya dalam melayani umat Buddha sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat Jawa Timur secara luas.
Gito juga menegaskan bahwa berbagai kegiatan sosial dan keagamaan akan terus menjadi bagian dari kiprah Walubi Jawa Timur. Di antaranya bakti sosial, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti perayaan Waisak di Jawa Timur maupun di Borobudur, Jawa Tengah.
Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Ketut Panji Budiawan, berharap seluruh rangkaian Pasamuan Daerah dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membangun sinergi dengan seluruh majelis, lembaga keagamaan, serta pemerintah.
“Mudah-mudahan kegiatan hari ini berjalan dengan baik, lancar, aman, dan terkendali. Siapa pun yang menjadi ketua nantinya diharapkan memiliki energi yang baik untuk membangun kerja sama dengan seluruh lembaga dan majelis yang ada, termasuk dengan pemerintah,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Walubi, Yandi. Ia mengapresiasi panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan Pasamuan Daerah sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Gito Sugiarto atas pengabdiannya selama memimpin DPD Walubi Jawa Timur periode sebelumnya.
Ia berharap kepemimpinan yang terpilih dapat terus menjadi bagian dari upaya membangun keharmonisan umat Buddha serta memperkuat kebersamaan dengan pemerintah dan berbagai organisasi di Jawa Timur.
“Terima kasih kepada Pak Gito sebagai Ketua Walubi Jawa Timur yang sudah menyelesaikan tugasnya. Siapa pun yang terpilih nanti diharapkan dapat terus membangun keharmonisan umat di Jawa Timur,” ujar Yandi.
Dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut memberikan apresiasi terhadap kiprah Walubi Jawa Timur dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan umat.
Emil menilai kontribusi Walubi tidak hanya terlihat dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui berbagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat. Menurutnya, semangat membantu sesama tanpa membedakan latar belakang agama merupakan bagian penting dari nilai kebersamaan di Jawa Timur.
Ia juga menyebut Pasamuan Daerah sebagai momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan kebersamaan. Jawa Timur, kata Emil, merupakan rumah besar bagi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keharmonisan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian plakat oleh pengurus Walubi Jawa Timur. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan sejumlah tari-tarian yang turut menghibur para tamu undangan.
Pada akhir Pasamuan Daerah, proses pemilihan Ketua DPD Walubi Jawa Timur periode 2026–2031 menghasilkan keputusan secara aklamasi. Gito Sugiarto kembali dipercaya memimpin DPD Walubi Jawa Timur untuk periode 2026–2031.
Terpilihnya kembali Gito menandai keberlanjutan kepemimpinan DPD Walubi Jawa Timur sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan lima tahun mendatang untuk melanjutkan konsolidasi organisasi, pembinaan umat, serta kontribusi sosial bagi masyarakat Jawa Timur.
