Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Surabaya Great Expo (SGE). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, sejak pertama kali digelar pada 2024, ajang tersebut telah mencatat perputaran uang lebih dari Rp30 miliar, dengan nilai transaksi rata-rata Rp7 miliar hingga Rp9 miliar di setiap penyelenggaraan. Menurut Eri, capaian ini menjadi bukti bahwa pameran merupakan sarana efektif untuk memperluas pasar produk UMKM sekaligus mengembangkan potensi talenta muda, termasuk di bidang desain busana melalui kolaborasi dengan para desainer profesional.
Melihat besarnya dampak ekonomi yang dihasilkan, Eri menginstruksikan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro agar menggelar pameran serupa secara berkala, bahkan mengusulkan pelaksanaannya setiap tiga bulan dengan memanfaatkan Surabaya Hi-Tech Mall sebagai salah satu lokasi. Selain menyediakan ruang promosi, Pemkot Surabaya juga terus mendampingi pelaku UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi halal, hak kekayaan intelektual, hingga penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sementara itu, Surabaya Great Expo 2026 yang mengusung tema "Surabaya Business Meet Up" berlangsung pada 5–9 Agustus 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya, menghadirkan berbagai produk unggulan dan peluang kolaborasi bagi pelaku usaha. (Red)
