Semangat kemanusiaan terasa sejak pagi di kantor Yayasan Fajar Jaya Dharma Sosial atau Perkumpulan Fu Qing Jawa Timur, Minggu (28/6/26). Ratusan warga memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan bekerja sama dengan Harmonis Surabaya Club dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sebanyak 300 peserta telah mendaftarkan diri untuk mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah PMI.
Ketua Yayasan Fajar Jaya Dharma Sosial, Mintarso Hidayat Lim, mengatakan donor darah telah menjadi agenda rutin yayasan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
"Semoga darah yang didonorkan para peserta dapat membantu pasien yang membutuhkan. Setiap tahun Fu Qing Jatim menggelar kegiatan donor darah untuk mendukung ketersediaan stok darah PMI dan membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa," ujarnya.
Ketua Dewan Pembina Yayasan, Dr. (HC) Alim Markus, menegaskan bahwa donor darah bukan hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga baik bagi kesehatan pendonor karena membantu regenerasi sel-sel darah.
"Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang sedang menjalani operasi, proses persalinan, maupun pengobatan berbagai penyakit. Donor darah adalah perbuatan yang sangat mulia karena dapat menyelamatkan nyawa sesama," tutur Alim Markus.
Beliau juga mengungkapkan telah menjadi pendonor darah aktif selama puluhan tahun. Hingga kini, jumlah donor darah yang telah dilakukannya mencapai lebih dari 80 hingga 90 kali. "Biasanya saya juga rutin donor darah di rumah," katanya.
Apresiasi turut disampaikan Penggerak Donor Darah Sukarela, Totok Sudarto. Menurutnya, penyelenggaraan donor darah oleh Fu Qing Jatim berlangsung sangat baik dan dapat menjadi teladan bagi berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.
"Kegiatan ini sangat luar biasa. Persiapannya matang, pesertanya antusias, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pengurus Fu Qing Jatim dan para pendonor yang telah berbagi kepedulian," ujarnya.
Seluruh peserta mengikuti tahapan registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga proses donor darah sesuai prosedur medis. Setelah mendonorkan darah, para peserta menerima bingkisan berupa dua kemasan minyak goreng masing-masing berisi dua liter sebagai bentuk apresiasi. Mereka juga menikmati sarapan bersama berupa soto, kopi, dan teh dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
Salah seorang peserta mengaku rutin mengikuti donor darah, karena merasakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.
Melalui kegiatan ini, Fu Qing Jatim kembali menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui aksi sederhana namun berdampak besar. Setetes darah yang didonorkan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang untuk hidup. Semangat berbagi yang terus dijaga Fu Qing Jatim diharapkan dapat menginspirasi semakin banyak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup kemanusiaan. (Red)
