Surabaya, 3 September 2026 – Tim mahasiswa dan dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan AngetKnee dan Elevaid Chair untuk membantu lansia dengan keluhan lutut serta keterbatasan mobilitas. AngetKnee merupakan perangkat wearable yang menggabungkan penyangga lutut, terapi panas, dan terapi getaran dalam satu perangkat portabel. Hasil pengujian menunjukkan kombinasi suhu 42°C dan intensitas getaran level 2 memberikan respons terbaik bagi pengguna.
Sementara itu, Elevaid Chair dirancang untuk membantu proses transfer pasien melalui mekanisme naik-turun elektrik berbasis linear actuator. Pengujian pada beban 55, 70, dan 90 kilogram menunjukkan beban pasien menjadi faktor dominan yang memengaruhi kelancaran transfer. Performa paling optimal diperoleh pada beban sekitar 55 kilogram, sedangkan beban mendekati 90 kilogram menyebabkan kelancaran menurun dan guncangan meningkat.
Kedua inovasi tersebut telah diserahterimakan kepada Klinik Pratama Cita Husada dan perwakilan warga di Kecamatan Rungkut, Surabaya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Penerapan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, pelatihan, praktik penggunaan, dan evaluasi untuk mendukung pemanfaatan teknologi kesehatan berbasis komunitas. ITS selanjutnya menargetkan penyempurnaan kontrol suhu dan getaran AngetKnee serta kapasitas aktuator, kekuatan struktur, kestabilan, dan pengurangan guncangan pada Elevaid Chair.
