Henry Chen, Ketua Yayasan Dhammacarini Buddhist Studies yang juga menjabat Ketua Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Jawa Timur, turut menyambut hangat kedatangan para bhikkhu mancanegara yang menjalani perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 saat melintas di Kota Surabaya, Jumat 15 Mei 2026.
Didampingi keluarga, Henry Chen membagikan minuman kepada para bhikkhu dan peserta perjalanan damai sebagai bentuk kepedulian sekaligus penghormatan atas perjalanan panjang yang mereka tempuh demi menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada para bhikkhu dan seluruh peserta perjalanan damai yang telah menempuh perjalanan panjang dari Bali, Banyuwangi, dan berbagai kota lainnya hingga tiba di Surabaya,” ujar Henry Chen di sela kegiatan.
Ia berharap kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026 tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga nilai toleransi, persaudaraan, dan harmoni sosial di tengah keberagaman.
Para bhikkhu diketahui telah tiba di Denpasar sejak 7 Mei 2026 dan menempuh perjalanan melintasi 10 kabupaten/kota di Jawa Timur selama 11 hari. Perjalanan tersebut akan berlanjut menuju Yogyakarta dan Candi Borobudur untuk mengikuti rangkaian Hari Raya Waisak Nasional 2026.
Rombongan dijadwalkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti persiapan Waisak yang akan digelar pada 30 Mei mendatang dan diperkirakan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sementara itu, Ketua Panitia Indonesia Walk for Peace Jawa Timur, Irwan Pontoh, menyampaikan bahwa perjalanan tahun ini diikuti 57 bhikkhu, terdiri dari 43 bhikkhu asal Thailand, empat dari Malaysia, tiga dari Laos, dan tujuh bhikkhu dari Indonesia. (Red)
