Tarot Jadi Pelarian Gen Z? Ini Penjelasan Psikolog Universitas Airlangga - berita7terkini

berita7terkini

Informasi yang Menginspirasi

Senin, 27 April 2026

Tarot Jadi Pelarian Gen Z? Ini Penjelasan Psikolog Universitas Airlangga

 



Fenomena penggunaan tarot kian populer di kalangan Generasi Z (Gen Z). Praktik yang dulu identik dengan hal mistis ini kini bertransformasi menjadi tren, terutama sebagai cara untuk meredakan kecemasan dan mencari kejelasan atas situasi hidup.


Psikolog Klinis Universitas Airlangga, Dian Kartika Amelia Arbi, M.Psi., menjelaskan bahwa tarot pada dasarnya bukan hal baru. Namun, meningkatnya minat dari Gen Z berkaitan dengan kebutuhan psikologis dalam menghadapi ketidakpastian.


“Ketika individu merasa tidak berdaya atau menghadapi situasi yang tidak menyenangkan, mereka cenderung mencari penjelasan eksternal. Tarot bisa memberikan rasa tenang karena menawarkan narasi yang tidak menghakimi,” ujarnya.


Menurutnya, pembacaan tarot dapat berfungsi sebagai mekanisme coping dengan membantu individu membangun persepsi terhadap situasi yang dihadapi. Hal ini berpotensi mengurangi kecemasan, terutama ketika seseorang dihadapkan pada kondisi yang sulit diprediksi.


Meski demikian, Dian mengingatkan adanya potensi dampak negatif apabila tarot dijadikan satu-satunya acuan dalam pengambilan keputusan. Ketergantungan berlebihan dapat menghambat kemampuan problem solving.


“Ketika seseorang terlalu meyakini hasil tarot, bisa muncul fenomena self-fulfilling prophecy, yaitu keyakinan yang akhirnya membentuk perilaku sehingga seolah-olah ramalan tersebut menjadi kenyataan,” jelasnya.


Sebagai alternatif, Dian menyarankan beberapa cara untuk mengelola stres secara mandiri, seperti journaling, pengaturan waktu, menjaga pola makan bergizi, dan rutin berolahraga. Jika kondisi emosional tidak dapat ditangani sendiri, ia menekankan pentingnya mencari bantuan profesional melalui psikolog atau psikiater.

Pages